Subsistem Pelaporan Lingkungan
Subsistem Pelapor Lingkungan. Selain
subsistem-subsistem diatas yang notabene ditunjukkan kepada pihak intern
perusahaan, subsistem pelaporan lingkungan ditujukan untuk pihak yang yang
berkepentingan diluar perusahaan seperti pemerintah, serikat pekerja dan
masyarakat pada umumnya. Adapun aplikasi-aplikasi yang terdapat dalam subsistem
pelaporan lingkungan berupa:
a. Catatan EEO
b. Analisis EEO
c. Peningkatan serikat kerja
d. Catatan kesehatan
e. Keluhan
Equal Employment Opportunity (EEO)
Equal Employment Opportunity (EEO) atau Peluang Kerja
yang Sama adalah perlakuan dalam cara yang adil dan tidak melihat latar
belakang terhadap individu dalam segala aspek ketenaga kerjaan seperti
perekrutan, promosi, pelatihan dan lain lain. Validitas dan Kesetaraan dalam
Pekerjaan Jika sebuah tuntutan tentang sebuah dikriminasi timbul, maka itu
akan menyangkut hal pekerjaan. Pemberi kerja atau organisasi harus bisa
membuktikan bahwa prosedur pekerjaan mereka adalah valid, yang berarti bahwa
pekerja dan pekerjaan terkait.
Ada tiga jenis pengukuran validitas :
1. Validitas isi : metode logis dan
nonstatistis yang digunakan untuk mengidentifikasi pengetahuan, kemampuan dan
ketrampilan dan karakteristik lain yang dibutuhkan dalam pekerjaan.
2. Validitas yang Berkaitan dengan Kriteria
: metode yang diukur dengan sebuah prosedur yang menggunakan tes sebagai
peramal dari seberapa baik seseorang mampu melakukan suatu pekerjaan. Ada dua
pendekatan berbeda dalam mengukur validitas ini : pertama, validitas secara
bersamaan adalah pendekatan pada waktu yang bersamaan. Kedua, validitas
prediktif adalah pendekatan sebelum waktu/kenyataan.
3. Validitas Konsep : metode
pengukuran hubungan antara karakteristik abstrak dengan kinerja pada pekerjaan.
Unsur-unsur dari Pemenuhan EEO Pernyataan Kebijakan EEO
Ini merupakan kebijakan tertulis yang bisa
diihat oleh pekerja dan bisa dipelajari oleh pekerja. Kebijakan ini harus
dikomunikasikan secara luas agar mendapat perhatian yang luas pula.
Tanggapan Pemberi Kerja terhadap Keluhan EEO
Banyak masalah yang akan timbul karena penyebarluasan kebijakan EEO ini. Organisasi harus menyambut baik setiap keluhan terhadap EEO.
1. Periksa klaim dan arsip personal karyawan
2. Jangan melakukan tindakan balasan
3. Lakukan penyelidikan internal
4. Tentukan langkah selanjutnya : negosiasi, damai (win-win solution), menentang keluhan.
Serikat Pekerja
Serikat Pekerja atau serikat Buruh adalah organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja atau buruh baik diperusahaan maupun diluar perusahaan, yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis dan bertanggungjawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja atau buruh serta meningkatkan kesejahteraan pekerja/ buruh dan keluarganya.
Sistem Pengorganisasian Serikat Pekerja
1. Serikat Pekerja diorganisir atas dasar jenis Pekerja (Craft Union). Dalam sistem ini pekerja mengorganisir dirinya menurut jenis pekerjaan. Contoh: Sopir bergabung dg sopir namanya Serikat pekerja Sopir. Tehnis Kontruksi bangunan bergabung dengan teknis Kontruksi bangunan namanya Serikat Pekerja Teknis Kontruksi bangunan ,serikat pekerja pekapalan dan lain-lain.
2. Serikat Pekerja diorganisir atas dasar jenis Industri (Industrial Union). Dalam sistem ini pekerja mengorganisir dirinya berdasarkan industri/ lapangan kerja. Contoh: Pekerja tekstil sandang dan kulit bergabung dalam serikat pekerja tekstil, sandang dan kulit, tanpa memperdulikan jenis pekerjaan dari masing-masing pekerjaannya.
Serikat pekerja sangat penting bagi pekerja dan pengusaha dimana dengan serikat pekerja akan terjalin komunikasi di antara kedua belah pihak.Dengan serikat pekerja ,para pekerja akan terjamin hak-hak mereka dan sedangkan untuk pengusaha sendiri akan terjamin pula kewajiban-kewajiban para pekerja kepada pengusaha itu sendiri.dan serikat pekerja sendiri dilindung juga dengan undang-undang di negara kita ,oleh karena itu serikat pekerja harus dan jelas setatusnya.