Friday, 24 July 2015

PANDANGAN UMUM SISTEM OPERASI DAN SISTEM KOMPUTER


1.  O/S DIPANDANG  SEBAGAI MANAGER SUMBERDAYA

Fungsi Sistem Operasi Adalah : Mengefisiensikan Penggunaan Sistem Komputer, Memudahkan Penggunaan Sistem Komputer Dengan Penampilan Yang Optimal
Tugasnya Meliputi , Pengarahan Dan Pengendalian Semua Proses Yang Ada Di Dalam Komputer, Yaitu Program-Program Yang Sedang Berjalan  (Run) Dengan  Cara:
1.    Mengawasi Status Semua Sumber Daya Yang Dimiliki Pada Setiap Saat.
2.  Menegakan Kebijaksanaan Penjadwalan Dan Penjatahan Pemakaian Sumber Daya Sesuai Dengan Aturan-Aturan Tertentu.
3.  Membagi Sumber Daya Yang Telah Dialokasikan Bila Telah Tiba Pada Saatnya Sesuai Dengan Ketentuan.
4.  Menerima Atau Menarik Kembali Sumber Daya Bila Telah Selesai Dipakai Atau Tidak Dimanfaatkan Kembali

O/S Mengatur Pemakaian Sumber Daya Tersebut Dengan Cara :
Pengaturan Memori , Dengan Cara :
  • Mengawasi bagian-bagian memori , lokasinya, statusnya, besarnya, bila terpakai siapa pemakainya:
  • Menetapkan kebijaksanaan alokasi
  • Siapa yang berhak mendapatkan bagian memory beserta lokasinya
  • Memperbaharui informasi tentang status bagian memori

2.  Pengaturan prosesor , dengan cara :
  • Mengawasi status prosesor
  • Menentukan proses yang mana dari beberapa proses yang sedang menanti atau menggunakan prosesor
  • Menyerahkan penggunaan prosesor dengan cara mengisi  register-register yang perlu di isi.
  • Menarik kembali pemakaian prosesor bila sudah tidak dipergunakan

3. Pengaturan peralatan I/O
  • Mengawasi status peralatan I/O beserta kelengkapannya (channel)
  • Mengatur cara dan jadwal pemakaian peralatan I/O
  • Menyerahkan pemakaian peralatan I/O
  • Menerima kembali peralatan I/O bila sudah tidak dipergunakan

4. Pengaturan informasi (system file )
  • Mengawasi berbagai informasi, yaitu mengenal statusnya, lokasi, penggunaanya dan sekuritinya
  • Menetapkan proses-proses yang boleh mendapatkan informasi tertentu
  • Melepaskan atau memberikan informasi , umpamanya dengan cara membuka suatu file tertentu
  • Menarik kembali dan menyimpan informasi

2. O/S DITILIK DARI SUDUT TAHAPAN PROSES
                Operating system terdiri dari himpunan program atau modul O/S untuk  mengatur penggunaan sumber daya.
   
 Terdapat 6 tahap :
1.  Submit state , tahap di mana pemakai system menyerahkan jobnya  dengan cara :
  • Mempertimbangkan criteria-kriteria pemilihan (prioritas, macam dan besarnya job dll.
  • Job Scheduler, yang merupakan bagian pengatur prosesor, memanggil pengatur memori untuk melihat apakah cukup tersedia memory yang masih kosong
  • Kemudian dipanggil pengatur peralatan I/O untuk melihat apakah permintaan terhadap peralatan yang diminta dapat dipenuhi
2.   Hold state, tahap dimana job telah selesai dibentuk menjadi bentuk yang telah siap untuk diolah oleh mesin komputer (kode-kode binary) tetapi  belum ada sumber daya yang diberikan kepada job kecuali tempat dimana job tersebut berada.
3.   Ready state , tahap di mana proses telah siap untuk run karena semua sumber daya yang diperlukan telah dipenuhi, akan tetapi karena masih ada proses lain yang belum selesai menggunakan prosesor maka harus antri sampai tiba pada gilirannya.
4.  Running State, tahap di mana prosesor telah diberikan dan sekarang prosesor mulai dengan pengerjaan  instruksi-instruksi yang terbentuk dari program tersebut.
5. Waiting state, tahap dimana proses  menunggu selesainya operasi I/O
6. Completed state, tahap di mana proses telah selesai dengan perhitungan-perhitungannya dan semua resource yang telah dipergunakan telah ditarik kembali oleh O/S.


3.    SISTEM KOMPUTER DALAM BERAGAM SUDUT PANDANG
                Pandangan ke sistem komputer dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu
1.    Pemakai terdiri dari pemakai awam (end user) dan administrator sistem.
  • Pemakai awam menggunakan aplikasi tertentu, tidak berkepentingan dengan arsitektur komputer. Pemakai awam sebatas menggunakan command language dalam lapisan shell, berupa perintah text-based shell dan GUI (Graphical User Interface) base shell.
2.    Pemogram
Pemogram dapat mengendalikan sistem komputer melalui beragam level, yaitu :
  • mempergunakan untuk membantu penciptaan program
  • mempergunakan fasilitas sistem melalui antarmuka layanan (service interface)
  • Mempergunakan panggilan sistem (System call)

3.    Perancang Sistem Operasi
  • Perancang sistem operasi bertugas mendandani     perangkat keras agar tampil indah, mudah dan nyaman bagi pemogram dan user. Sehingga sistem operasi yang dirancang berfungsi secara benar dan efesien.
4. STRUKTUR DASAR SISTEM OPERASI
1. Sistem Monolitik
2. Sistem Berlapis
3. Sistem dengan Mesin Maya
4. Sistem dengan Client-Server
5. Sistem berorientasi Objek


KONSEP DASAR DAN SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

  1.  1.       Konsep Dasar Sistem Operasi
           SISTEM OPERASI adalah : “ Sekumpulan program kontrol atau alat pengendali yang secara terpadu bertindak sebagai penghubung antara komputer dengan pemakainya”.

Tiga pengertian sistem operasi :

Sebagai pelaksana perintah
Sebagai pelaksana tataolah aplikasi
Sebagai pengelola sumber daya

Fungsi sistem operasi :
1. Membentuk dan mengelola sistem file
2. Menjalankan program
3. Mengatur penggunakan alat-alat yang berhubungan dengan komputer.
2.       

       2. Jenis-jenis sistem operasi :
     a. DOS
     b. OS/2
     c. Macintosh
     d. Unix
     e. Digital  Research DOS ( DR DOS)
     f. Microsoft windows
    g. Linux, dll

Sudut pandang Sistem operasi
1.       Aspek Ukuran
2.       Aspek Tujuan
3.       Aspek kegiatan
4.       Struktur system operasi

3.       3. Sejarah Sistem Operasi terdiri dari

a. Operasi open shop
b. Operasi driven shop
c. Operasi off-line
d. Operasi penampung (buffer operation)
e.  Operasi spool
f.  Operasi multitataolah tumpukan (Batch multiprogramming operation)
g. Operasi Berbagi waktu (time-sharing)
h. Operasi olahan segera (Real time programming operation)


            Generasi sistem operasi :
            - Generasi Pertama (1945-1955) > Generasi tanpa sistem operasi
            - Generasi Kedua (1955-1965) > Berbentuk tumpukan (batch system)
            - Generasi Ketiga (1965-1980) > dengan ciri-ciri :
a.       Multi Programming
b.      Kemandirian alat (device independency)
c.       Berbagi waktu (time sharing)
d.      Spooling
-                                 Generasi Keempat (198-199X) > Sistem tujuan umum ( general purpose & multimodus)
 a.       Real-time aplication
 b.      Network Operating System
 c.       Distributed Operating System
 d.      Mesin semu (Virtual machine)
 e.      Distribusi data

4.                            Faktor  Sistem operasi :
- Kelas 1, pemakai tunggal
- Kelas 2, operasi berbentuk tumpukan
- Kelas 3, operasi olahan segera (realtime)
- Kelas 4, operasi multi proses
- Kelas 5, operasi berbagi waktu dan multi programming
- Kelas 6, operasi tersebar


4. Faktor  Sistem operasi :
- Faktor prosessor
- Faktor pemakai
- Faktor waktu kerja
- Faktor modus pekerjaan
- Faktor gabungan faktor
Cakupan Sistem Operasi meliputi :
- Cakupan pengelolaan
- Cakupan struktur sistem operasi
- Cakupan sumber daya semu
- Cakupan hubungan manusia dengan sistem operasi.






Thursday, 23 July 2015

Cyber Crime

Cybercrimes & CyberCriminals


}Banyak berita-berita di media massa tentang kejahatan komputer
}Kadang hacker dianggap sebagai ‘pahlawan’
}Persepsi tentang hacking dan kejahatan komputer berubah karena meningkatnya ketergantungan terhadap internet


Ciri Cybercrime


  1. Parker (1998) percaya bahwa ciri hacker komputer biasanya menunjukkan sifat-sifat berikut :   - Terlampau lekas dewasa                                                                                                                - Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi                                                                                           - Keras hati
  2. Sementara banyak orang yang beranggapan bahwa hacker adalah orang yang sangat pintar dan muda, 
  3. Parker masih menyatakan bahwa kita harus berhati-hati membedakan antara hacker sebagai tindakan kriminal yang tidak profesional dengan hacker sebagai tindakan kriminal yang profesional
  4. Parker menunjukkan bahwa ciri tetap dari hacker (tidak seperti kejahatan profesional) adalah tidak dimotivasi oleh materi
  5. Hal tersebut bisa dilihat bahwa hacker menikmati apa yang mereka lakukan
  6. }Banyak diantara hacker adalah pegawai sebuah perusahaan yang loyal dan dipercaya oleh perusahaan-nya, dan dia tidak perlu melakukan kejahatan komputer
  7. Mereka adalah orang-orang yang tergoda pada lubang-lubang yang terdapat pada sistem komputer
  8. Sehingga kesempatan merupakan penyebab utama orang-orang tersebut menjadi ‘penjahat cyber’



Hacking vs Cracking 

  1.        Kejahatan komputer biasanya diasosiasikan dengan hacker.
  2.        Kata ‘hacker’ biasanya menimbulkan arti yang negatif.     
  3.       Himanen (2001) menyatakan bahwa hacker adalah seseorang yang senang memprogram dan percaya bahwa berbagi informasi adalah hal yang sangat berharga.
  4.        Hacker adalah orang pintar dan senang terhadap semua hal.
  5.    Hacker Jargon File menyatakan bahwa cracker adalah orang yang merusak sistem keamanan sebuah sistem. 
  6.      Cracker biasanya kemudian melakukan ‘pencurian’ dan tindakan anarki, begitu mereka mendapat akses. 
  7.      Sehingga muncul istilah whitehat dan blackhat. Whitehat adalah hacker yang lugu, dan blackhat adalah seperti yang disebutkan di atas sebagai cracker.
  8.      Namun demikian, orang lebih senang menyebutkan hacker untuk whitehat dan blackhat, walaupun pengertiannya berbeda.



Hacker

  1.       Biasanya hacker-hacker menggunakan tool-tool yang sudah ada di internet.
  2.       Tool tersebut kemudian dijalankan untuk menyerang sistem komputer.
  3.       Hacker berpengalaman membuat script atau program sendiri untuk melakukan hacking.

Target Cracking

  •         Database kartu kredit
  •         Database account bank
  •         Database informasi pelanggan 
  •     Pembelian barang dengan kartu kredit palsu atau kartu credit orang lain yang bukan merupan hak kita (carding)
  •        Mengacaukan sistem

Komunikasi via Internet

  •        Internet Relay Chat (IRC)
  •        Voice over IP (VoIP)
  •        ICQ
  •        Online forums
  •        Encryption

Bagaimana kita melakukan monitoring terhadap komunikasi tersebut ?

Sniffing / Penyadapan





  •       Merupakan proses awal adanya hacking
  •       Mengumpulkan paket data
  •       Men-decode paket data
  •       Menghindari terdeteksi
  •       Akses fisik ke sistem komputer dan akses non fisik ke sistem komputer



Hacker dan Hukum


  •      Seseorang yang membuka pintu rumah orang lain, tetapi tidak masuk ke rumah tersebut tidak akan mendapatkan hukuman yang sama dengan orang yang masuk ke rumah orang lain tanpa ijin
  •      Orang yang masuk rumah orang lain tanpa ijin tidak akan mendapatkan hukuman yang sama dengan orang yang mencuri barang orang lain atau melakukan tindakan pengrusakan di dalam rumah orang lain
Definisi Cybercrime


  •        Kapan sebuah tindakan kriminal dianggap sebagai cybercrime ?
  •     Apakah semua kejahatan yang menggunakan komputer bisa dianggap sebagai kejahatan komputer ? 
  •       Gotterbarn menanyakan apakah pembunuhan dengan pisau bedah (tentunya di dalam ruang operasi) adalah pelanggaran terhadap etika kedokteran ataukah hanya kejahatan kriminal biasa ?
  •     Apabila Gotterbarn benar, maka kita bisa mengatakan bahwa memiliki kategori-kategori cybercrime adalah sangat penting
  •        Apakah orang yang mencuri televisi bisa dianggap sebagai kejahatan televisi ?
  •        Apakah orang yang mencuri handphone bisa dianggap sebagai kejahatan handphone ?

Menentukan Kriteria Cybercrime
Terdapat 3 buah skenario
  1.        Mr X mencuri printer dari sebuah lab komputer
  2.        Mr X masuk ke lab komputer (tanpa izin) dan kemudian mengintai
  3.       Mr X masuk ke lab komputer dimana dia punya izin untuk masuk, dan kemudian menaruh bom untuk mematikan sistem komputer di lab
  •        Ketiga kejahatan di atas adalah kejahatan yang biasa terjadi
  •       Apakah ketika kejahatan di atas bisa disebut kejahatan komputer atau cybercrime ?
  •       Kejahatan di atas tidak akan dapat terjadi apabila teknologi komputer tidak ada
  •       Tetapi ketiga kejahatan di atas bisa dituntut sebagai kejahatan biasa
        Definisi Awal Kejahatan Komputer
        •     Forester & Morrison (1994) mendefinisikan kejahatan komputer sebagai : aksi kriminal dimana komputer digunakan sebagai senjata utama
        •     Hal tersebut mengakibatkan ketiga skenario diatas tidak dapat disebut sebagai kejahatan komputer
        •       Definisi menurut Forester & Morrison di atas mungkin dapat diterima
        •       Tetapi apakah definisi di atas cukup ?
        •       Apabila terdapat skenario lain sebagai berikut :
               Skenario 4 : Mr X menggunakan komputer untuk menggelapkan pajak penghasilan
        •       Mr X menggunakan komputer sebagai senjata utama untuk melakukan kejahatan
        •       Apakah Mr X telah melakukan kejahatan komputer ?
        •     Tetapi Mr X dapat dituntut untuk kejahatan yang sama apabila Mr X mengubah secara manual form pendapatannya dengan menggunakan pensil
        Definisi Kejahatan Komputer

        •    Girasa (2002) mendefinisikan cybercrime sebagai : aksi kejahatan yang menggunakan teknologi komputer sebagai komponen utama
        •       Apakah yang dimaksud dengan komponen utama?
        •      Apakah komputer adalah komponen utama yang digunakan Mr X untuk memalsukan pajak penghasilan-nya ?
        •       Apakah definisi Girasa lebih baik daripada definisi Forester & Morrison ? 
        •      Tavani (2000) memberikan definisi cybercrime yang lebih menarik, yaitu kejahatan dimana tindakan kriminal hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber
        •       Seperti definisi menurut Forester dan Morrison, definisi ini menganggap ketiga skenario di atas tidak termasuk cybercrime
        •        Definisi ini juga membuat penggelapan pajak (skenario ke-4) tidak termasuk cybercrime
        •       Jika kita menyetujui bahwa definisi cybercrime adalah seperti yang dituliskan oleh Tavani (2000), kita bisa meng-indentitas-kan cybercrime lebih spesifik
        •        Kita juga bisa menempatkan kejahatan-kejahatan dalam beberapa kategori pendekatan

        Kategori Cybercrime
        1. Cyberpiracy
        penggunaan teknologi komputer untuk : 
        - mencetak ulang software atau informasi 
              -  mendistribusikan informasi atau software tersebut   melalui jaringan komputer
        2.  Cybertrespass
        Penggunaan teknologi komputer untuk meningkatkan akses pada:
        - Sistem komputer sebuah organisasi atau 
              - individu Web site yang di-protect dengan password.
        3. Cybervandalism
        penggunaan teknologi komputer untuk membuat program yang :
        - Mengganggu proses transmisi informasi elektronik 
        - Menghancurkan data di komputer

        Contoh Cybercrime berdasarkan kategori
        1.Mendistribusikan mp3 di internet melalui teknologi peer to peer
        2.Membuat virus SASSER
        3.Melakukan serangan DoS (deniel of Service) ke sebuah web
        1 à kategori 1
        2 à kategori 3
        3 à kategori 2 dan 3

        Membedakan Cybercrime dan Cyber-Related Crime
        •        Banyak kejahatan yang menggunakan teknologi komputer tidak bisa disebut cybercrime.
        •     Pedophilia, stalking, dan pornografi bisa disebarkan dengan atau tanpa menggunakan  cybertechnology.
        •        Sehingga hal-hal di atas tidak bisa disebut cybercrime.
        •        Hal-hal diatas biasanya disebut cyber-related crime.

        Cyber-Related Crime

        }Cyber-related crime bisa dibagi menjadi :
          - cyber-exacerbated crime
          - cyber-assisted crime
        }Sehingga kejahatan yang menggunakan teknologi internet bisa diklasifikasikan menjadi
        1.Cyber-specific crimes
        2.Cyber-exacerbated crimes
        3.Cyber-assisted crimes

        Cyber-exacerbated vs Cyber-assisted

        a.Penggunaan komputer untuk menggelapkan pajak
        b.Penggunaan komputer untuk pedophilia melalui internet

        Pada kasus 
        (a), komputer membantu pelaku    melakukan kejahatan biasa dan tidak berhubungan dengan komputer, sehingga bisa disebut cyber-assisted crime

        Pada kasus 
        (b), cyber-teknologi memainkan peran yang lebih signifikan, sehingga bisa disebut cyber-exacerbated crime


        Kesimpulan
        }Definisi Cybercrime paling tepat dikemukakan oleh Tavani (2000) yaitu kejahatan dimana tindakan kriminal hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber
        }Hacker tidaklah sama seperti cracker
        }Untuk mempermudah menangani cybercrime, cybercrime diklasifikasikan menjadi : cyberpiracy, cybertrespass, dan cybervandalism




        HUKUM CYBER DAN ISTILAH - ISTILAH

        Pengantar: 
                  Komputer dan penggunaannya adalah kegiatan kegiatan dari semua mahasiswa, profesional, guru, universitas, bank, supermarket, di bidang hiburan, dalam profesi medis dan juga di pendidikan tinggi. Penggunaan teknologi ini menyebar sangat luas di semua bagian dari masyarakat kita. Sebagai teknologi mempunyai dua cara operasi. Salah satunya adalah baik dan penting dan yang lain adalah buruk dan tidak penting. Banyak kali, setiap kali teknologi baru diciptakan, banyak orang menggunakannya tidak sadar untuk tujuan yang salah. Jadi untuk menyadari mereka dan membuat penggunaan yang tepat dari kekuatan teknologi baru diciptakan, hukum harus dirumuskan dan harus dilaksanakan. Bab ini memperkenalkan hukum cyber dan banyak istilah yang terlibat dalam itu. 

        Mari kita mulai diskusi kita dengan mendefinisikan istilah 
        'Cyber ​​Crime' 
        . Ada dua dasar definisi kejahatan cyber.  

        (A) Salah satu definisi mengatakan bahwa 'cyber crime' hanya terdiri dari pelanggaran

        pelanggaran menurut dalam teknologi Information Act, 2000. 

        Sesuai definisi ini, cyber kejahatan terutama akan dibatasi untuk gangguan dengan kode sumber komputer, hacking dan cyber pornografi. Cyber ​​penipuan, pencemaran nama baik, pelecehan, e - mail dan penyalahgunaan HKI. 

        pencurian, tidak mengklasifikasikan sebagai kejahatan cyber.


        (B) Dalam definisi kedua, 'cyber crime' dikatakan menjadi sebuah tindakan atau kelalaian dengan internet, dilakukan di internet atau melalui internet atau dengan bantuan internet atau terhubung dengan internet, apakah langsung maupun tidak langsung, yang dilarang oleh hukum.

                 Menurut definisi ini, TI UU, 2000 menyediakan hukuman untuk pelanggaran maya tertentu saja dan tidak berlaku untuk semua kejahatan cyber. 

                    Misalnya, seseorang mengancam orang lain dengan menyebabkan kematian atau luka serius. Lalu ia akan bertanggung jawab atas tindak intimidasi pidana menurut pasal 506 dari KUHP India, 1860. Tapi dia tidak akan bertanggung jawab atas pelanggaran di bawah Undang-Undang IT, 2000. 
        Tapi tindakan ini akan diklasifikasikan sebagai kejahatan cyber. 

                    Contoh lain yang dapat dilihat adalah bahwa, misalkan seseorang menipu orang orang lain menggunakan Internet. Lalu ia bertanggung jawab atas kecurangan menurut pasal 420 dari IPC tetapi tidak di bawah IT Act, 2000. Tapi tindakannya akan sering disebut sebagai cyber penipuan tapi tidak dapat diklasifikasikan sebagai kejahatan cyber. 

        Kejahatan cyber dapat diklasifikasikan sebagai berikut. 

        (A) Kejahatan lama, dilakukan pada atau melalui media baru Internet. misalnya, kecurangan, penipuan, penyalahgunaan, fitnah, pornografi, ancaman, dll dilakukan di internet atau melalui internet atau dengan bantuan internet, akan masuk ke dalam kategori ini. Kejahatan-kejahatan ini sudah lama tapi tempat operasi mereka adalah baru, yaitu Internet. Internet dengan kecepatan dan akses global telah membuat kejahatan lebih mudah, efisien, bebas risiko, murah dan menguntungkan untuk melakukan. Ini bisa disebut sebagai kejahatan "pada" Internet. 

        (B)  Kejahatan baru, dibuat dengan internet itu sendiri, seperti hacking, penanaman virus dan HKI pencurian. Ini dapat disebut sebagai kejahatan "dari" Internet. 

        (C)  kejahatan baru yang digunakan untuk tindak kejahatan lama. Misalnya, di mana hacking adalah berkomitmen untuk melaksanakan penipuan cyber. 


        Kejahatan komputer juga telah diklasifikasikan oleh sifat penggunaan komputer. 

        (A) Properti komputer kejahatan seperti hacking di mana sebuah komputer dan jaringan yang penting untuk tindak pidana muncul. 

        (B) Komputer digunakan untuk kejahatan seperti pornografi cyber dengan menggunakan media internet digunakan. 

        (C) Kejahatan di mana komputer hanya insidental untuk komisi seperti penipuan cyber. 



        Hak cipta 
                  Hak Cipta merupakan hak kekayaan intelektual yang melekat pada karya-karya asli. Hak cipta adalah suatu bentuk perlindungan yang diberikan oleh hukum kepada para penulis asli karya penulis termasuk melek huruf, drama, musik, dan seni dan beberapa intelektual lainnya bekerja. Perlindungan ini tersedia untuk kedua published dan unpublished. Hukum hak cipta berguna untuk penentuan penulis, durasi perlindungan dan persyaratan untuk transfer hak orang lain. 

        Keamanan 
                  Keamanan merupakan keprihatinan organisasi, kebutuhan bisnis pengamanan yang melindungi komputer sistem dan data dari kerusakan atau penggunaan tidak sah. 

        Privasi
                Privasi adalah kekhawatiran individu, orang perlu jaminan bahwa informasi pribadi mereka seperti pekerjaan dan sejarah kredit akan digunakan dengan benar. 

        Kontrol
                Kontrol adalah kebijakan, prosedur, alat dan teknik yang dirancang untuk mencegah kesalahan dalam data, perangkat lunak dan sistem. Akses hak istimewa, otorisasi masukan, validasi data, dokumentasi, alarm kebakaran, pelatihan, komunikasi yang efektif adalah kontrol tertentu. 

        Tanda tangan digital 
        Sebuah tanda tangan digital berarti otentikasi dari setiap catatan elektronik oleh pelanggan dengan cara dari metode elektronik atau prosedur. Untuk mengamankan data di internet, signature atau tanda tangan digital digunakan. Ini adalah unik untuk pelanggan yang pembubuhan itu sehingga digunakan untuk mengidentifikasi seperti 
        pelanggan. Hal ini terkait dengan catatan elektronik yang terkait dengannya sedemikian rupa bahwa jika catatan elektronik itu diubah, tanda tangan digital akan batal dengan sendirinya.
        signature menggunakan alat enkripsi untuk mengirim pesan yang dibaca sampai diharapkan penerima menggunakan kunci pribadi mereka untuk mendekripsi pesan. 

        Public Key dan Private Key 
                  Kunci publik berarti kunci dari sepasang kunci yang digunakan untuk memverifikasi tanda tangan digital dan terdaftar di tanda tangan digital sertifikat. Kunci pribadi berarti kunci dari sepasang kunci yang digunakan untuk membuat digital signature. 

        Cyber ​​Law 
                Cyber ​​hukum mengacu pada semua aspek hukum dan peraturan dari internet dan World Wide Web. Cyber ​​space diatur oleh sistem hukum dan peraturan yang disebut hukum virtual. Cyber hukum diperlukan karena jutaan alasan setiap harinya.
                 Hari ini (a) orang yang menggunakan internet di seluruh dunia. Karena komunikasi global, internet disalahgunakan untuk kegiatan kriminal yang membutuhkan regulasi. Hari ini hal yang mengganggu dan tidak etis banyak yang terjadi di ruang cyber yang dikenal sebagai kejahatan cyber. Orang dengan intelijen dan memiliki intensions buruk menyalahgunakan aspek internet. 

        Software Bajakan 
                    Pembajakan perangkat lunak adalah duplikasi yang tidak sah, distribusi dan penggunaan perangkat lunak komputer. Menyalin dari perangkat lunak tanpa membeli ini dikenal sebagai membajak perangkat lunak dan seperti salinan perangkat lunak yang dikenal sebagai perangkat lunak bajakan. Penggunaan software bajakan merupakan pelanggaran dari TI serta itu tidak etis. Pembajak perangkat lunak telah dikenal untuk memanipulasi situs lelang internet untuk menjangkau ratusan konsumen tanpa disadari setiap hari dengan biaya sedikit. 
                  Dengan pertumbuhan internet, namun, pembajak perangkat lunak dengan cepat memahami untuk mengambil keuntungan dari khalayak luas yang tersedia di jaringan global. 
        Untuk membuat lebih banyak salinan perangkat lunak dari salinan lisensi. Atau menginstal perangkat lunak berlisensi untuk satu komputer dan disalin pada komputer lain. Untuk mencegah pembajakan perangkat lunak beberapa perusahaan 
        mengatur kunci perangkat lunak dan batasan jumlah instalasi sementara beberapa hardware menggunakan kunci sehingga perangkat lunak tidak dapat digunakan oleh pihak yang tidak berwenang secara ilegal. 


        Etika bagi pengguna komputer 
                  Semua pengguna komputer memiliki tanggung jawab untuk menggunakan sistem komputer dengan efektif, efisien, etika dan hukum. Pengguna komputer harus bertanggung jawab terhadap profesi, organisasi dan masyarakat. Mereka harus mencegah duplikasi yang tidak sah, distribusi dan penggunaan perangkat lunak komputer. Banyak orang, yang tidak berwenang, mencoba untuk mengakses informasi dan akan bertanggung jawab atas akses yang tidak sah. Dalam informasi teknologi, setiap orang memiliki hak untuk mengakses data tetapi sampai batas tertentu dan bentuk sumber otentik saja. 

        Perlunya budaya Etika 
                 Penggunaan komputer menyebar di mana-mana. Jutaan sistem komputer yang terhubung jaringan secara bersama-sama dan dengan demikian jumlah besar informasi kini ditangani bersama-sama pada satu waktu. Budaya etika perlu dipromosikan dalam rangka untuk mendapatkan penggunaan yang tepat komputer dan transfer informasi. Penggunaan etika juga merupakan perlindungan privasi pengguna dan memberikan banyak keuntungan lebih. Dalam hacking teknologi informasi data, virus infeksi, kehilangan data, akses yang tidak sah, penggunaan yang tidak sah dari password utama, ancaman. Budaya Etika diperlukan untuk mengatasi ancaman dan seterusnya sampai ke keamanan data informasi 

        Moral 
        Moral mengacu pada standar yang berlaku umum untuk memutuskan hal-hal yang benar dan salah dalam masyarakat. Hal ini juga mengacu pada standar perilaku yang benar dan penghakiman khusus tindakan. Teori moral adalah seperangkat prinsip-prinsip moral yang secara sistematis menghubungkan keyakinan moral satu sama lain. 

        Etika 
        Etika adalah penentuan apa yang salah dan apa yang benar dan kemudian melakukan haknya. Ini mencakup, aturan-aturan dasar dasar tradisional yang kita ikuti dalam kehidupan kita. Etika menyatakan bahwa memungkinkan setiap orang untuk mengambil pilihan yang bebas dan otonom yang terpengaruh oleh lingkungan. Etika memberikan keadilan bagi setiap orang sesuai dengan yang upaya individu.


        Data 
        Data berarti representasi dari informasi, pengetahuan, fakta, konsep atau instruksi yang sedang dipersiapkan atau disusun secara formal dan dimaksudkan untuk diproses atau sedang diproses atau sudah diproses dalam sistem komputer atau jaringan komputer. Ini mungkin dalam bentuk cetakan komputer, magnetik atau optik 
        media penyimpanan, kartu menekan, kaset menekan atau disimpan dalam memori internal dari komputer.
         
        Mengakses 
        Dengan variasi tata bahasa dan ekspresi serupa, akses berarti mendapatkan masuk ke atau menginstruksikan atau berkomunikasi dengan sumber daya logis, aritmatika atau memori sistem komputer atau komputer atau jaringan komputer. 

        Pertalian 
        Atribusi adalah istilah yang berhubungan dengan pengirim atau pencetus informasi atau dengan orang yang mengirimkan produk ke orang lain atau pelanggan. 

        Pengakuan 
        Ini adalah istilah yang berhubungan dengan penerima yang menerima produk dari originator atau dari pemilik. Hal ini dapat dalam bentuk elektronik. Produk dapat diakui originator sendiri atau kepada orang yang memiliki kewenangan untuk bertindak atas nama pemilik. Itu Pengakuan dapat dikirim oleh sistem informasi secara otomatis oleh pemilik sendiri atau atas nama pemilik. 

        Public Domain Software 
        Ini adalah perangkat lunak yang tidak memiliki hak cipta. Ini berarti bahwa penulis telah dibebaskan hak cipta atas perangkat lunak. Siapa saja dapat menyalin, memodifikasi atau menggunakan perangkat lunak dengan cara mereka inginkan. Program-program ini dapat dengan bebas dimasukkan ke dalam karya-karya baru tanpa membayar royalti untuk bahan asli. 

        Freeware Software 
        Ini adalah perangkat lunak gratis yang memungkinkan setiap orang untuk menyalin, mendistribusikan dan memodifikasi perangkat lunak tanpa biaya apapun, tanpa harus membayar royalti apapun untuk originator. Namun hak cipta yang dipegang oleh penulis asli. Linux adalah contoh dari perangkat lunak freeware. 

        Shareware Software 
        Ini adalah pembebasan pendistribusian dan tersedia untuk pengujian perangkat lunak. semua dapat berbagi perangkat lunak dengan orang lain dengan izin pemilik. Biasanya software ini datang dengan masa percobaan (Biasanya selama sekitar 30 hari) Setelah masa percobaan, jika pengguna ingin melanjutkan dengan penggunaan perangkat lunak, maka prosedur pendaftaran yang harus dilaksanakan. Softwares yang didistribusikan melalui berbagai majalah biasanya dari jenis ini. 

        Penggunaan adil 
        Ini merupakan kasus yang luar biasa dari hak cipta yang memungkinkan anda mengcopy jumlah terbatas informasi secara bebas, hanya dalam kasus-kasus tertentu, tanpa izin dari pemilik hak cipta. 
        Penggunaan wajar informasi diperbolehkan untuk tujuan kritik, komentar pengajaran,
        berita pelaporan, beasiswa atau penelitian bekerja dll. Apakah pengguna tertentu adalah pengguna yang adil atau tidak, tergantung pada 
        (a) tujuan dan karakter dari penggunaan 
        (b) sifat cipta bekerja 
        (c) jumlah dan kebutuhan dari porsi yang digunakan dalam kaitannya 
             dengan bekerja atau suatu pekerjaan
        (d) keseluruhan dari penggunaan terhadap pasar utama/kepentingan 
              umum

        Keuntungan utama dari penggunaan yang adil adalah bahwa masyarakat akan  dapat untuk mengakses materi tanpa membayar biaya apapun atau tanpa meminta izin apapun untuk siapa pun. Jika pekerjaan parsial diimplementasikan, maka penggunaan yang adil akan menjadi pilihan terbaik.



        Wednesday, 22 July 2015

        Media Jaringan

        a. Tujuan Pembelajaran

        Setelah mengikuti kegiatan belajar 4 ini siswa diharapkan dapat :

        1. Memahami Media Jaringan
        2. Menganalisis Media Jaringan

        b. Uraian Materi

        1. Media Jaringan
                Perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah komputer baik hardware maupun software, yaitu minimal dua buah komputer, Network inteface card, serta perangkat lain seperti hub, repeater, router, bridge, file server, dan media tranmisi.
                   Media transmisi yang digunakan jaringan komputer sebagai sarana penghubung ada dua macam, yaitu sebagai berikut. 

        A. Media Transmisi menggunakan Kabel (Wired Network)

                      Hampir semua jaringan komputer yang ada saat ini menggunakan kabel sebagai media transmisi. Media transmisi ini memiliki keterbatasan jangkauan dan tidak efisien karena banyak memakai tempat untuk jaringan kabel. Jaringan kabel ini biasanya digunakan dalam area lokal, misalnya dalam satu gedung atau antargedung dalam satulembaga pendidikan. Bila sumber data dan penerima memiliki jarak yang tidak terlalu jauh, kabel memang dapat digunakan sebagai media transmisi. Kabel yang sering digunakan sebagai media transmisi antara lain sebagai berikut.
        1. Twisted Pair
        2. Coaxiax
        3. Serat optic,dll

        B. Medi Transmisi tanpa Kabel(WirelessNetwork)

                 Media transmisi tanpa kabel merupakan komunikasi data dalam jaringan komputer yang tidak memanfaatkan kabel sebagai media transmisi, melainkan berupa gelombang elektromagnetik. Jaringan tanpa kabel ini memberikan keunggulan kepada pemakai untuk dapat mengakses setiap saat di mana pun berada. Sedangkan kekurangan media transmisi ini adalah kemampuan transfer data lebih kecil
        dibandingkan dengan jaringan kabel. Pada media transmisi ini, masih sering terjadi gangguan sehingga memungkinkan terjadinya kehilangan data. 

                 Jika sumber data dan penerima data jaraknya cukup jauh atau medannya sulit, maka dapat digunakan media transmisi radiasi elektromagnetik yang dipancarkan melalui udara terbuka berupa:
        1. Gelombang Mikro
        2. Gelombang radio,dll

        1. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)

        Gambar kabel UTP

        Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) merupakan sepasang kabel yang ditwist/ dililit satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang dipakai dalam jaringan komputer terdiri dari 4 pasang kabel / 8kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai dengan100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100m.

        Terdapat 5 kategori kabel UTP :
        1. Category (CAT) 1 = Digunakan untuk telekomunikasi telepon dan tidak sesuai untuk transmisi data.
        2. Category (CAT) 2 = Jenis UTP ini dapat melakukan transmisi data sampai kecepatan 4 Mbps.
        3. Category (CAT) 3 = Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampaidengan 10 Mbps.
        4. Category (CAT) 4 = Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampaidengan 16 Mbps.
        5. Category (CAT) 5 = Merupakan jenis yang paling popular dipakai dalam jaringan komputer di dunia pada saat ini. Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 100 Mbps.

        UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded twisted pair)
        Ada dua jenis kabel dengan kawat tembaga ini yaitu STP dan UTP, akan tetapi yang paling popular adalah kabel lan UTP.

        Gambar diatas ini menunjukkan detail komponen dari kabel lan UTP dan STP.


        Kabel lan UTP adalah yang paling popular yang terdiri dari 4 pasang kabel yang saling melilit dengan kode warna khusus yang standard dan diisolasi dengan plastic. Tingkatan dari kabel UTP ini diindikasikan oleh banyak nya lilitan atau pumtiran per inchi, tingkat rendahnya attenuasi, kurang nya tingkat interferensi dan gejala crosstalk. Panjang maksimum per segmen dari kabel lan ini adalah 100 meter saja, jika lebih panjang dari 100 meter maka anda tidak bisa menjamin tingginya tingkat attenuasi. Kecepatan yang bisa dicapai adalah sampai 1 Gigabit yaitu dari jenis kabel lan UTP Cat5e, yang mana jumlah puntiran atau lilitan dari pasangan kabel sedikit lebih banyak per inchi dan ditambah lagi adanya jaket kabel nilon tunggal sebagai insulasi. Jadi sekali lagi grade dari UTP kabel ini ditentukan oleh banyaknya puntiran per inchi.


        Standard UTP
        1. Kabel lan UTP Cat 1, dipakai untuk jaringan telpon.
        2. Kabel lan UTP Cat 2, kecepatan maksimum 4 Mbps, aslinya dimaksudkan untuk mendukung Token Ring lewat UTP.
        3. Kabel lan Cat 3, dengan kecepatan maksimum 10 Mbps. Kabel lan ini bisa dipakai untuk jarigan telpon dan merupakan pilihan kabel lan UTP masa silam.
        4. Kabel lan UTP Cat 4, kecepatan maksimum adalah 16 Mbps, umum dipakai jaringan versi cepat Token Ring.
        5. Kabel lan Cat 5, kecepatan maksimum 1 Gigabps, sangat popular untuk kabel lan desktop.
        6. Kabel lan UTP Cat 5e, dengan kecepatan maksimum 1 Gigabps, tingkat emisi lebih rendah, lebih mahal dari Cat 5 akan tetapi lebih bagus untuk jaringan Gigabit.
        7. Kabel lan UTP Cat 6, kecepatan maksimum adalah 1 Gigabps+, dimaksudkan sebagai pengganti Cat 5e dengan kemampuan mendukung kecepatan-2 multigigabit.


        Identifikasi UTP

        Anda harus terbiasa dengan baik untuk bisa mengidentifikasikan cabling ini dengan memeriksa pin-2 nya. Sebenarnya ada dua macam standard yaitu: 
        1. T568-A adalah kabel lan UTP jenis straight through, kedua ujung penempatan kabel pada pin-2 konektor RJ-45 adalah sama.
        2. T568-B adalah kabel lan UTP jenis cross-over. Anda bisa perhatikan dengan seksama pada kabel cross-over ini, pasangan pin 2 dan 6 dan pasangan pin 1 dan 3 bertukar tempat.

        Gambar standard kabel UTPT568-A dan T568-B

        Meghubungkan piranti
        Aturan main dari pemakaian kabel ini adalah sebagai berikut, jika untuk menghubungkan dua jenis piranti yang berbeda, gunakan kabel lan UTP straightthrough. Sementara jika anda menghubungkan dua piranti yang sejenis, gunakanlah kabel lan cross-over.


        Penggunaan cross atau straight UTP cable ke piranti jaringan Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) juga memiliki kelebihan serta kekurangan antara lain

        Kelebihan :

        1. Murah
        2. mudah diinstalasi
        3. ukurannya kecil

        Kekurangan :

        1. Rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik
        2. Jarak jangkauannya hanya 100m
        2. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)

        Gambar 2 kabel STP


                  Secara fisik kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar dimulai dari kontruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau alumunium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik.
                  Kekurangan kabel STP lainnya adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang memproduksi dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah dalam penanganan fisiknya Kabel ini terdiri dari 4 pasang kabel yang dipilin (twisted pair), instalasinya mudah, harganya relatif murah dan cukup handal.Kelebihan dan kekurangan dari kabel STP (Shielded Twisted Pair) antara lain :

        Kelebihan :

        1. Lebih tahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik baik dari dari dalam maupun dari luar.
        2. Memiliki perlindungan dan antisipasi tekukan kabel 


        Kekurangan :

        1. Mahal
        2. Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi
        3. Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapatmengkompensasi timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”
        4. Susah pada saat instalasi (terutama masalah grounding)
        5. Jarak jangkauannya hanya 100m
        3. Kabel Coaxial

        Gambar 3 kabel coaxial


                        Kabel coaxial terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi.Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga.Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel. Beberapa jenis kabel coaxial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.
        Ada 4 jenis kabel coaxial, yaitu :


        Thinnet atau RG-58 (10Base2)


        Thicknet atau RG-8 (10Base5).



        RG-59


        RG-6

        Karakteristik kabel coaxial :

        1. Kecepatan dan keluaran 10 - 100 MBps
        2. Biaya Rata-rata per node murah
        3. Media dan ukuran konektor medium
        4. Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)

        Berikut ini adalah kelebihan serta kekurangan dari penggunaan kabel koaksial :

        Kelebihan :

        1. Murah
        2. Jarak jangkauannya cukup jauh.
        3. Dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanaltelepon
        4. Karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadiinterferensi dengan system lain.

        Kekurangan:

        1. Susah pada saat instalasi
        2. Mempunyai redaman yang relative besar, sehingga untuk hubungan jauh harus dipasang repeater-repeater
        3. Jika kabel dipasang di atas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat putusnya hubungan

                        Jaringan yang menggunakan kabel coaxial merupakan jaringan dengan biaya rendah, tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat terbatas.
                   Kabel coaxial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan ring. Kabel lan coaxial digunakan pada Ethernet 10Base2 dan 10Base5 beberapa tahun yang lalu. 10Base5 mengacu pada thicknet sementara 10Base2 mengacu pada thinnet sebab 10Base5 dulu menggunakan kabel lan coaxial yang lebih tebal.