Thursday, 6 August 2015

Manajemen & Organisasi

Contents




Organisasi
                Organisasi adalah pengaturan orang-orang secara sengaja untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
                Karaktristik organisasi:
      Visi, Misi, Tujuan
      Sumber daya (resources)
      Struktur

Manajer
                Seorang manajer adalah seorang anggota organisasi yang mengawasi, mengarahkan, memadukan, dan mengatur pekerjaan-pekerjaan anggota organisasi yang lain.
               
Manajer
 

Manajer
Fungsi Manajemen
               
Manajemen administratif merupakan fungsi manajemen yang berurusan dengan penetapan tujuan, perencanaan, penyusunan kepegawaian, dan pengawasan kegiatan yang terorganisir untuk mencapai tujuan tertentu.
Manajemen Operatif merupakan fungsi manajemen yang terlibat dalam kegiatan memotivasi, mengawasi, melakukan komunikasi dengan para karyawan untuk mengarahkan mereka agar mencapai hasil yang efektif.

Kegiatan Seorang Manajer
Planning (merencanakan)
                à sasaran, tujuan, strategi, rencana
Organizing (mengorganisasikan)
                à what to do, how to do, who will be doing
Actuating (memimpin pelaksanaan)
                à mengarahkan, motivasi, problem solver
Controlling (mengendalikan)Manajemen administratif
                à memantau pelaksanaan kegiatan

Kegiatan Seorang Manajer
Tugas utama manager:
       Manajer bekerja dengan dan melalui orang lain
       Manajer memadukan dan menyeimbangkan tujuan-tujuan yang saling bertentangan dan menetapkan prioritas-prioritas
       Manajer bertanggung jawab dan mempertanggungjawabkan
       Manajer harus berpikir secara analitis dan konseptual
       Manajer adalah seorang mediator
       Manajer adalah seorang politisi
       Manajer adalah seorang diplomat
       Manajer harus mampu mengambil keputusan-keputusan yang sulit

Kegiatan Seorang Manajer
Peran manager:
       Pemimpin Lambang (figurehead)
       Pemimpin (leader)
       Perantara (Liaison)
       Pemantau (Monitor)
       Penyebar (disseminator)
       Juru Bicara (Spokesperson)
       Wirauasaha (Enterpreneur)
       Pengendali Gangguan (Disturbance Handler)
       Pengalokasi Sumber daya (Resources Allocation)
       Perunding (Negotiator)

Kegiatan Seorang Manajer
Keterampilan manajer:
       Keterampilan Konseptual (Conceptual Skills) à teori dan knowledge
       Keterampilan Manusiawi (Human Skills) à interpersonal skill
       Keterampilan Administratif (Administrative Skills) à administrative skill
       Keterampilan Teknis (Techinical Skills) à hard skill









Introduction to Business MANAGEMENT

PENDAHULUAN
       I’m an engineer, why should I study management?
       Know how to organize yourself
       Know how to organize the company
       Globalization. People who can organize knowledge will have advantages
       To be a manager, you must know (and like) management

What is knowledge?


What is the difference between ‘kaidah’, ‘prinsip’ and ‘konsep’?

MANAGEMENT IS….
       An art why?
       A process why?
       A knowledge why?
       A profession why?
                Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan secara efesien dan efektif

STEPS IN Management
       Perencanaan (planning)
       Pengorganisasian (organize)
       Pengarahan (actiating)
       Pengawasan (controlling)
       Pelaksanaan (implementation) à Efisiensi dan Efektivitas

What is the difference between effective and efficient?


BUSINESS ORGANIZATION
       Bisnis adalah seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh orang-orang yang berkecimpung di dalam bidang perindustrian dimana sebuah perusahaan atau organisasi melakukan perbaikan-perbaikan standar serta kualitas produk mereka
       Perusahaan adalah sebuah organisasi yang memproses perubahan keahlian dan sumber daya ekonomi menjadi barang dan/atau jasa yang diperuntukkan bagi pemuasan kebutuhan para pelanggan serta diharapkan mampu memberikan keuntungan bagi para pemiliknya.
       Motivasi utama à laba atau keuntungan

Business organization component
       Pasar, merupakan konsumen atau pemakai yang menggunakan produk atau jasa
       Perusahaan, menyangkut elemen-elemen internal perusahaan
       Pihak Eksternal,  merupakan kondisi-kondisi yang berada di luar organisasi atau perusahaan yang bersifat tidak dapat dikendalikan
       Konsep Perubahan, adalah konsep yang selalu ada di dunia ini, karena selalu ada perubahan yang terjadi selagi dunia terus berjalan

Major Business category
       Manufacture (goods) à tangible
       Service à intangible
       Beragam
       Dijual dahulu baru dibuat/dilaksanakan
       Fragile/rentan

BADAN USAHA
       Perusahaan Perseorangan. Jenis perusahaan ini merupakan perusahaan yang diawasi dan dikelola oleh seseorang.
       Firma. Merupakan suatu bentuk perkumpulan usaha yang didirikan oleh beberapa orang dengan menggunakan nama bersama.
       Perseroan Komanditer (CV). Perusahaan ini merupakan suatu persekutuan atau organisasi yang didirikan oleh beberapa orang yang masing-masing menyerahkan sejumlah uang dengan jumlah yang tidak perlu sama.
       Perseroan Terbatas (PT). Badan jenis adalah suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak, dan kewajiban yang terpisah dari yang mendirikan dan memiliki.

BADAN USAHA
       Perusahaan Negara (PN). Perusahaan Negara adalah jenis organisasi yang bergerak dalam bidang usaha yang modalnya secara keseluruhan dimiliki oleh negara, kecuali jika ada hal-hal khusus berdasarkan undang-undang.
       Perusahaan Pemerintah yang lain. Bentuk perusahaan pemerintah yang lain di Indonesia diantaranya adalah Persero, Perusahaan Umum (Perum), Perusahaan Jawatan (Perjan), dan Perusahaan Daerah (PD) dimana jenis perusahaan Perseo dan PD adalah untuk mencari keuntungan bagi negara, namum Perum dan Perjan tidak semata-mata mencari keuntungan finansial.
       Koperasi. Koperasi merupakan bentuk badan usaha yang bergerak di bidang ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya yang bersifat murni, pribadi, dan tidak dapat dialihkan.

Business organization system


       Business organization system Sumber daya

       Manusia
       Material (barang mentah, setengah jadi)
       Mesin, alat produksi, fasilitas
       Finansial (modal)
       Informasi

LINGKUNGAN ORGANISASI
       Pemasok (supplier)
       Pelanggan (consumer)
       Serikat Pekerja (union)
       Masyarakat Keuangan (monetary society)
       Pemegang Saham (stakeholder)
       Pesaing (rival)
       Pemerintah (government)
       Masyarakat Global (global environment)

COMPETITIVE ADVANTAGE
                Kondisi dimana perusahaan tidak dapat/sulit untuk disaingi.
Strateginya:
-          Differentiation
-          Cost leadership
-          Value chain: primary and supporting activity to achieve margin
-          Value system: supplier à organization à distribution à consumer

Wednesday, 5 August 2015

CARA MENGANALISA SISTEM INFORMASI


  1. Analisa Kinerja
-Kelemahan
-. kalau tukang tidak ada otomatis penyelesaiannya bangunan tidak akan selesai.
-. para kontraktor atau pemborong harus mencari tukang yang professional.
  1. Analisa Informasi
-         Kelemahan
- bagi para tukang yang mau bekerja harap brtemu dengan kontraktor supaya bisa bekerja.
  1. Analisa Ekonomi
-Penilaian suara system lama dilihat dari kekurangan system tersebut dan mendeskripsikan keuntungan dari system yang dikembangkan.
-Kelemahan
Kalau bangunan ingin cepat selesai otomatis kontraktor atau pemborong harus membeli atau menggaji tukang yang professional atau berpengalaman dengan harga yang lumayan mahal.
  1. Analisa Keamanan
-         Digunakan untuk mengamankan data.
-         Kelemahan
Keamanan pada system ini kurang terjamin karena tukang sewaktu-waktu                                                                                                                     tidak bekerja  atau bolos tanpa sepengetahuan kontraktor atau pemborong.
  1. Analisa Efisiensi
-         Kelemahan
Kalau pekerjanya sudah sangat banyak sedangkan barang-barang atau alat-alat yang diperlukan sedikit atau kurang,ini juga akan mengalami pelambatan selesainya bangunan.
  1. Analisa Pelayanan
-         Sistem pelayanan ini harus benar-benar diperhatikan.
-         Kelemahan
-Untuk berobat  para tukang harus minta gajinya dulu pada kontraktor.

-Dan apabila bahan-bahan atau alat-alat yang diperlukan sudah habis,tukang harus memesannya kembali pada kontraktor.

Keuntungan SMS


Keuntungan yang didapat oleh
operator atau service provider dari layanan
SMS adalah sebagai berikut :
a. Meningkatkan average revenue per user dan call completion pada jaringan dengan meningkatkan kemampuan notifikasi SMS.
b. SMS merupakan layanan komplemen atau sebagai layanan alternatif dari layanan paging yang ada.
c. Memungkinkan akses data wireless untuk pelanggan korporasi.
d. Dapat memberikan nilai tambah dengan adanya email, voice mail, dan fax mail integration, reminderservice, stock and currency quotes, jadwal penerbangan, dan lain-lain.
e. Dapat digunakan untuk mempermudah proses administrasi seperti advice of charge, over-the-air downloading, dan
service provision.
f. Melindungi sumber daya penting seperti
voice channel karena SMS menggunakan
control channel.
g. Dapat dijadikan sarana notifikasi terhadap
layanan baru.
Sedangkan Keuntungan bagi
pelanggan masih tergantung pada jenis layanan
yang diberikan oleh operator, namun paling
tidak pelangan mendapatkan keuntungan
berikut ini :
a. Pengiriman notifikasi dari alert.
b. Jaminan pengiriman pesan singkat.
c. Pengiriman informasi pendek yang handal
dan murah.
d. Kemampuan untuk mem-filter pesan dan
membalas dengan cara yang selektif.

e. Meningkatkan produktivitas.

Monday, 3 August 2015

SI-208 KONSEP DAN PERANGKAT LUNAK SEBAGAI PROSES (Pertemuan Ke 2)

Rekayasa Perangkat Lunak
KONSEP DAN   PERANGKAT LUNAK SEBAGAI PROSES (Pertemuan Ke 2)

Tujuan
-         Untuk mengenalkan model-model proses perangkat lunak.
-         Untuk menjelaskan 3 model proses generik perangkat lunak dan kapan menggunakannya.
-         Untuk menjelaskan garis beras model-model untuk rekayasa kebutuhan, pengembangan perangkat lunak, testing , dan evolusi.

Proses Perangkat Lunak
-         Sekumpulan aktivitas terstruktur yang dibutuhkan untuk membangun sistem perangkat lunak
-         Spesifikasi (Specification);
-         Desain (Design);
-         Validasi (Validation);
-         Evolusi (Evolution).
-         Proses perangkat lunak merupakan suatu representasi abstrak daris suatu proses. Yaitu suatu penjelasan dari suatu proses dari prespektif tertentu.

3 Model Generik Perangkat Lunak
-         Model waterfall
o   Fase-fase spesifikasi dan pengembangan berbeda dan terpisah.
-         Evolutionary development
o   Spesifikasi, pengembangan, dan validasi interleaved.
-         Component-based software engineering
o   Sistem dirancang dari komponen-komponen yang ada.

Waterfall model



Fase pada Model Waterfall

-         Analisis dan definisi kebutuhan  (Requirements analysis and definition)
-         Desain sistem dan perangkat lunak (System and software design)
-         Implementasi dan pengujian unit (Implementation and unit testing)
-         Integrasi dan pengujian sistem (Integration and system testing)
-         Operasi dan pemeliharaan (Operation and maintenance)
-         Kekurangan dari model waterfall adalah sulit mengakomodasi perubahan setelah proses yang sedang berlangsung. Satu fase harus lengkap (selesai) sebelum bergerak ke fase berikutnya.

Masalah pada Model Waterfall
-         Ketidakfleksibelan tahapannya membuat sulit untuk merespon perubahan kebutuhan customer.
-         Bagaimanapun, model ini hanya sesuai ketika kebutuhan mudah dipahami dan kemungkinan perubahannya jelas selama proses desain.
-         Sedikit sistem bisnis yang mempunyai kebutuhan yang stabil.
-         Model waterfall paling sering digunakan untuk proyek rekayasa sistem yang besar dimana sistem dibangun pada tempat yang berbeda.

Evolutionary development
-         Exploratory development
       Sasarannya adalah untuk bekerja dengan customer dan untuk mengembangkan final sistem dari  garis besar spesifikasi awal. Seharusnya dimulai dari kebutuhan yang jelas dan menambah fitur baru sebagaimana yang diberikan oleh customer.
       Rapid Application Development (RAD)
-         Throw-away prototyping
       Sasarannya adalah untuk memahami kebutuhan sistem. Seharusnya dimulai dengan kebutuhan yang kurang jelas ke kebutuhan yang sudah jelas.

Evolutionary development


Evolutionary development

-         Problems
       Lack of process visibility
       Systems are often poorly structured
       Special skills (e.g. in languages for rapid prototyping) may be required
-         Applicability
       For small or medium-size interactive systems
       For parts of large systems (e.g. the user interface)
       For short-lifetime systems


Component-based software engineering
-         Didasarkan pada penggunaan kembali yang sistematis dimana sistem diintegrasikan dari komponen yang ada atau sistem COTS (Commercial-off-the-shelf).
-         Tingkatan process
       Analisis komponen (Component analysis);
       Modifikasi kebutuhan (Requirements modification);
       Desain sistem dengan reuse (System design with reuse);
       Pengembangan dan Integrasi (Development and integration).

Reuse-oriented development



Aktivitas Proses
-         Spesifikasi Perangkat Lunak
-         Desain dan Implementasi
-         Validasi Perangkat Lunak
-         Evolusi Perangkat Lunak

Spesifikasi Perangkat Lunak
-         Proses pembuatan layanan yang dibutuhkan dan batasan-batasan pada operasi dan pengembangan sistem.
-         Proses rekayasa kebutuhan
       Studi kelayakan (Feasibility study);
       Analisis dan mendata kebutuhan (Requirements elicitation and analysis);
       Spesifikasi kebutuhan (Requirements specification);
       Validasi kebutuhan (Requirements validation).

The requirements engineering process



Desain dan Implementasi Perangkat Lunak
-         Proses konversi spesifikasi sistem ke sistem yang siap dijalankan.
-         Desain perangkat lunak
       Desain struktur perangkat lunak yang sesuai dengan spesifikasinya;
-         Implementasi
       Menterjemahkan strukturnya dalam suatu program yang executable;
-         The activities of design and implementation are closely related and may be inter-leaved

Aktivitas Proses Desain
-         Desain arsitektur (architectural design)
-         Rangkuman spesifikasi (Abstract specification)
-         Desain antarmuka (Interface design)
-         Desain komponen (Component design)
-         Desain struktur data (Data structure design)
-         Desain algoritma (Algorithm design)

The software design process


Metode Terstruktur
-         Pendekatan sistematis untuk membangun suatu desain perangkat lunak.
-         Desain biasanya didokumentasikan sebagai kumpulan model grafis.
-         Model-model yang ada:
       Object model;
       Sequence model;
       State transition model;
       Structural model;
       Data-flow model.

Programming dan debugging
-         Penterjemahan suatu desain ke suatu program dan penghilangan error dari program.
-         Programming merupakan aktivitas personal – tidak terdapat proses pemrograman generik.
-         Programmer menggunakan pengujian program untuk menemukan kesalahan dalam program dan menghilangkan kesalahan tersebut dalam proses debugging.

The debugging process

Validasi Perangkat Lunak
-         Verifikasi dan validasi (V & V) dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa sistem sesuai dengan spesifikasinya dan sesuai dengan kebutuhan customer sistem.
-         Meliputi proses pengecekan dan pemeriksaan dan pengujian sistem.
-         System testing involves executing the system with test cases that are derived from the specification of the real data to be processed by the system

The testing process




Tingkatan Pengujian
-         Component or unit testing
       Komponen secara individual diuji secara terpisah;
       Component is may be functions or objects or coherent groupings of these entities.
-         System testing
       Testing of the system as a whole. Testing of emergent properties is particularly important.
-         Acceptance testing
       Testing with customer data to check that the system meets the customer’s needs.

Testing phases



Software evolution
-         Software is inherently flexible and can change.
-         As requirements change through changing business circumstances, the software that supports the business must also evolve and change.
-         Although there has been a demarcation between development and evolution (maintenance) this is increasingly irrelevant as fewer and fewer systems are completely new.

System evolution



Key points
-         Proses perangkat lunak merupakan aktivitas yang meliputi memproduksi dan mengembangkan suatu sistem perangkat lunak. They are represented in a software process model
-         Aktivitas umumnya adalah spesifikasi, desain dan implementasi, validasi dan evolusi.
-         Model proses generik menjelaskan organisasi proses perangkat lunak. Contoh model waterfall, evolutionary development dan component-based software engineering.

Key points
-         Rekayasa kebutuhan merupakan proses pengembangan spesifikasi perangkat lunak.
-         Proses implementasi dan desain menterjemahkan spesifikasi tersebut ke suatu program yang executable.
-         Validasi meliputi pengecekan apakah sistem telah sesuai dengan spesifikasinya dan kebutuhan user.
-         Evolusi fokus pada pemodifikasian sistem setelah digunakan.